Harkitnas, Wabub Mengajak Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan

Daerah, Regional590 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 di Kabupaten Bojonegoro berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh Inspektur Upacara Wakil Bupati Bojonegoro, Drs. H. Setyo Hartono, MM. Upacara yang berlangsung di Alun-alun Kota Bojonegoro diikuti oleh pelajar, mahasiswa, organisasi sosial kemasyarakatan, TNI, Polri, Korpri dan pasukan Satuan perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Rangkaian upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional diawali dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks pancasila oleh inspektur upacara serta pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Abdul Jalil guru SMAN 1 Bojonegoro.

Isnpektur Upacara, Drs. H. Setyo Hartono, MM saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan semangat kebangkitan nasional  tak pernah memudar namun samakin menunjukkan urgensinya. Dijelaskan Wabup, semangat tersebut masih ampuh menyatukan dan menyemangati persatuan bangsa kita. Apalagi Presiden Joko Widodo mencanangkan pemerataan pembangunan disegala bidang. Maka sejalan dengan hal tersebut pada Peringatah Hari Kebangkitan Nasional tahun 2017 ini bertema pemerataan pembangunan Indonesia yang berkeadilan sebagai wujud kebangkitan nasional adalah pesan yang tepat. Terlebih lagi  dalam upaya pelayanan kepada masyarakat. Kita terus berupaya pemerataan pembangunan diberbagai sektor yakni pemerataan akses kelistrikan dimana masih ada  2500 desa yang belum mendapatkan aliran listrik. Bidang lain adalah pembangunan infrastruktur jalan 4.300 Km jalan trans sumatra. Sementara itu bibidang  agraria yang telah diluncurkan Reformasi agraria legalizasi lahan transmigrasi dan pendidikan. Dibidang komunikasi jaringan intenet berkecepatan tinggi yg bisadinikmati secara luas oleh seluruh penduduk Indonesia.

Masih saat membacakan sambutan Menkominfo Republik Indonesia Rudiantara dimana Seabad sejak budi utomoe bergelora telah nimbulkan prespektif baru yang membawa kearah kebangkitan bangsa kita. Terlebih lagi  perubahan era digitalisasi mampu meningkatkan layanan  perijinan yang lebih cepat. Namun disisi lain kita harus Waspada ancaman dari luar dan dalam. Jangan tinggalkan orientasi guna pemerataan pembangunan yg berkeadilan sosial. Isu adalah perpecahan adalah musuh utama bangsa kita, perubahan digital utama pelayanan kepada masyarakat jangan tinggalkan seorangpun tercecer dalam gerbong pembangunan.( Dan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *