by

Bupati Perintahkan Para Camat Membuat JMF Mini Di Tingkat Kecamatan

Kabarone.com, Lamongan – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menggelar Job Market Fair (JMF) 2018 tahap ke- I dengan tujuan untuk mengurangi pengangguran. Acara berlangsung hari ini Rabu (25/04) di halaman gedung Disnakertrans Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung ini di selenggarakan di tingkat Kabupaten. “Bupati Fadeli berharap, agar kegiatan semacam ini bisa dilaksanakan serupa di tingkat kecamatan. Perintah itu dia sampaikan kepada camat saat membuka JMF Lamongan Tahap ke- I di Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja.

Hal ini terutama bisa diterapkan bagi kecamatan yang wilayahnya terdapat perusahaan, seperti Kecamatan Dekat dan paciran.
“Dari data jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Tahun 2017 yang 4,12 persen atau sebanyak 26.300 orang, kecamatan harus memiliki data sesuai wilayahnya. Sehingga camat bisa bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan setempat, untuk membuat Bursa Kerja Terbuka mini tingkat kecamatan,” ujar Fadeli.

Sementara, di ingatkan oleh Bupati Fadeli, “Kepada Dinas Tenaga Kerja agar memperbarui informasi di website mereka secara berkala. Jangan sampai informasi lowongan kerja yang ditampilkan sudah kadaluarsa.
“Saat ini teknologi sudah berkembang pesat. Semua informasi sudah dapat diperoleh melalui media daring. Karena itu website Disnaker harus selalu memperbarui informasi lowongan kerja. Perusahaan mana saja yang membuka lowongan pekerjaan, dimana tempatnya dan apa saja kualifikasinya, semua harus diinformasikan secara up to date,” perintah Fadeli.

Pada gilirannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs. Moh. Kamil, MM mengungkapkan, bahwa pada JMF Tahap ke- I Tahun 2018 ini telah bekerjasama dengan 40 perusahaan. Sebanyak 26 perusahaan tersebut diantaranya berada di Kabupaten Lamongan dan sisanya berasal dari Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Jombang dan Kabupaten Rembang.

Ditambahkan olehnya, perusahaan tersebut bergerak di bidang perbankan, galangan kapal, produksi makanan dan minuman, swalayan, alas kaki dan medis.
Dari seluruh 40 perusahaan tersebut, membuka sebanyak 3.694 lowongan pekerjaan, yang terdiri dari 1.858 lowongan untuk laki-laki dan 1.836 perempuan.

“JMF yang tiap tahun diadakan oleh Pemkab Lamongan ini bertujuan untuk mendekatkan perusahaan yang membutuhkan pekerjaan dengan para pencari kerja. Sehingga dapat menurunkan jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lamongan.

Kepala SMK se-Kabupaten Lamongan pada tahun ini telah melakukan MoU dengan beberapa perusahaan untuk melakukan JMF tingkat SMK. Sampai saat ini SMK yang sudah mengadakan JMF tingkat sekolah diantaranya yaitu, SMKN 1 Lamongan SMK 1 Sambeng,” pungkasnya (pull/ian/fer/pur).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *