Gerakan Sekolah Sungai Diikuti 1000 Relawan

Daerah, Regional806 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Badan Penanggulangan Becana Daerah Kabupaten Bojonegoro dengan Seribu Relawan mengikuti Sekolah Sungai dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana Banjir.

Acara sekolah sungai Ini melibatkan berbagai unsur mulai dari Kodim 0813 Bojonegoro, Polres Bojonegoro, BPBD Bojonegoro, BNPB, dan juga berbagai relawan yang tersebar di Kecamatan Kota, Trucuk, Dander, Kalitidu, dan Malo. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan Apel dan Upacara di lapangan Also Ledok Kulon Kecamatan Kota Bojonegoro.

Dimana dalam upacara Apel 1000 Relawan Sungai ini bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Bojonegoro Suyoto. Turut hadir wakil bupati Bojonegoro Setyo Hartono, dan juga Kepala BPBD Andik Sujarwo.

Dalam sambutannya Suyoto mengatakan dengan adanya sekolah sungai atau bersih-bersih sungai ini di harapkan dapat mengurangi resiko bencana Banjir dan longsor.

“Maka dari itu sangat penting menjaga alam, salah satunya adalah jangan menebang kayu sembarangan. Secara otomatis apabila menebang kayu atau pohon sembarangan, yang seharusnya pohon sebagai penahan tanah dipinggir bantaran bengawan, kalau pohonnya mati tentu akan berisiko tanah longsor,” ungkap Bupati.

Menurut data dari BMKG, diprediksi tahun ini akan terjadi banjir yang sangat dashyat melebihi tahun 2008 lalu, sebab diprediksi curah hujan juga tinggi.

“Hal Ini tentunya bersiko terjadinya bencana banjir,” ungkap Suyoto.

Sedangkan Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sujarwo mengatakan, Gerakan 1000 Relawan Sekolah Sungai ini diharapkan menjadi agenda rutinan yang mana dapat mengurangi resiko bencana.

“Dengan adanya bersih-bersih sungai ini, yang memunguti sampah-sampah dipinggiran bengawan solo tentunya agar supaya dapat memperlancar arus Air Bengawan sehingga tidak terjadi penyumbatan dan dikawatirkan berpotensi banjir,” tuturnya. ( DAN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *