Setyo Hartono Buka Sosialisasi Ketaspenan dan Pensiun PNS Purna Tugas 2018

Daerah, Regional590 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Pensiun adalah masa ketika para Aparatur Sipil Negara sudah tidak mengabdi kepada negara. Waktu sudah pensiun para ASN akan mendapat pensiunan atau tunjungan pensiun dari pemerintah. Sehingga ketika para ASN nati sudah pensiun mereka akan mendapatkan uang pensiun tiap bulannya. Hal ini sebagai bentuk penghargaan kepada para ASN yang telah mengabdi kepada negara. Maka dari itu dilakukan sosialisasi ketaspenan dan pensiun PNS Purna Tugas tahun 2018 di lingkup pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Acara yang dilaksanakan di pendopo kabupaten Bojonegoro (11/4) ini dihadiri oleh para ASN yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2018, Wakil Bupati Bojonegoro, PT. Taspen, BKN, BKPP, serta perwakilan dari bank-bank yang ada di Bojonegoro.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro Kepala Bidang Pengadaan Dan Pemberhentian Aparatur Mulyadi, Spd, MM menyampaiakan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk menambah wawasan tentang hak-hak sebagai  anggota PT. Taspen Surabaya dan Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya. Pada kesempatan tersebut Kabid Pengadaan Dan Pemberhentian Aparatur Menyampaikan PNS yang memasuki  purna tugas mulai bulan januari s/d desember 2018 sebanyak 402 orang dengan rincian 3 orang Pejabat Eselon II, 15 Orang Pejabat Eselon Iii, 54 Pejabat Eselon Iv, 72 Orang Pejabat Fungsional Umum/Staff, 10 Orang Pengawas/Penilik Kependidikan, 223 Orang Kepala Sekolah/Guru, 3 Orang Dokter, 2 Orang Bidan, 6 Orang Tenaga Kesehatan Lainnya, 8 Orang Penyuluh Pertanian, 6 Orang Penyuluh KB. saat ini jumlah PNS dilingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro adalah 9942 orang. Sehingga jumlah PNS yang masih aktif sampai desember 2018 sekitar 9540.
Wakil Bupati Bojonegoro Drs. H. Setyo Hartono, MM dalam pengarahannya menyampaikan terima kasih kepada bapak/ibu PNS baik struktural maupun fungsional karena telah membantu bupati dan wakil bupati selama ini. Bapak/ibu sekalian saya menyampaikan 5 menit terakhir  adalah waktu yang menentukan, hal itu karena sudah mendekati masa pensiun atau lulus, sehingga jangan sampai melakukan kesalahan fatal. Hal itu karena UU ASN kita berbeda dengan UU PNS. Waktu dulu PNS yang didakwa kurang dari 4 tahun tidak diberhentikan, tapi kalau UU ASN sekarang apabila sudah ada kuputusan yang inkrah maka PNS tidak bisa mendapat pensiun. Maka dari itu kita harus saling mengingatkan agar tidak melakukan kesalahan sehingga bisa lulus dengan baik.
Menjadi pemimpin itu mudah asal memiliki niat baik jangan sampai memiliki pemikiran untuk memiliki pemikiran jelek atau pemikiran untuk mencari keuntungan dengan cara memalsukan laporan, membuat proyek fiktif. Jangan sampai bapak/ibu memiliki pemikiran seperti itu hanya untuk mengejar materi saja. Yakinlah bahwa uang hasil seperti itu tidak akan membuat bahagia. Selain itu pemimpin juga harus konsisten dengan tindakannya. Maka dari itu tunjukkan kepada kami jalan yang baik. Kalau kita salah tolong diingatkatkan jangan sampai dibiarkan. Kita juga tidak bisa kerja maksimal tanpa bantuan bapak/ibu. mari kita terus bersinergi bersama untuk membangun Bojonegoro meski bapak/ibu nanti sudah purna tugas. Diharapkan bapak/ibu tepat satu tahun sebelum memasuki masa pensiun sudah melengkapi semua persyaratannya.
Pada kesempatan tersebut wakil bupati bojonegoro juga membuka acara sosialisasi ketaspenan dan pensiun PNS purna tugas tahun 2018.( DAN )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *