Polsi dan Taruna Akpol Bekuk Dua Jambret Specialis Mall

Hukum872 views

Kabarone.com, SEMARANG – Aparat Polsek Semarang Selatan bersama empat Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang membekuk dua penjambret yang biasa beroperasi di mall pada Minggu (8/4/2018).

Salah satu penjambret bernama Faizal Ramadhana (24) lebih dulu ditangkap di Java Mall Semarang oleh empat taruna Akpol yang sedang pesiar pada Minggu lalu.
Menyusul, Edi Junaidi (42), penjambret satunya yang ditangkap di Solo.

Edi ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Semarang Selatan setelah lima jam penangkapan Faizal pada Minggu (8/4/2018) pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dari Polsek Semarang Selatan, dua tersangka bukan merupakan warga Semarang ataupun Jawa Tengah.

Faizal diketahui merupakan warga asal Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sedangkan, Edi merupakan warga asal Belintang, Kabupaten Oku Timur, Sumatra Selatan.

Kapolsek Semarang Selatan Kompol Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dua tersangka ini biasa beroperasi di mall atau tempat pusat pembelanjaan.
“Modusnya dengan mengecoh. Masing-masing punya peranan. Edi yang mengecoh korban, sedangkan Faizal yang mengambil barang atau eksekutor,” kata Kompol Dedi kepada Kabarone.com, Selasa (10/4/2018).

Ia menjelaskan, selain di Semarang ternyata para tersangka juga melakukan aksi serupa di beberapa wilayah seperti Bandung dan Jakarta.
Menurut Dedi, masing-masing daerah tersebut juga menyasar kawasan pusat pembelanjaan.
“Kalo di Java Mall Semarang udah empat kali. Minggu (8/4/2018) kemarin akhirnya mereka berdua ditangkap secara terpisah,” imbuhnya.

Sementara itu, satu di antara tersangka bernama Edi mengaku mulai menjambret sejak usaha bisnisnya bangkrut.

Edi bekerja sebagai penjual jilbab di daerah Palembang, Sumatra Selatan.
Ia menjambret sejak empat bulan lalu, ketika membutuhkan modal lebih untuk usaha jilbabnya.

“Ya saya butuh modal usaha di Palembang. Saya memang mengaku khilaf dan menyesal atas perbuatan saya,” ucap Edi.

Edi juga mengaku bertempat tingga di Solo bersama Faizal dan baru sebulan beroperasi di Semarang,.Namun secara keseluruhan Edi telah empat bulan beroperasi sebagai jambret di daerah daerah terpisah. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *