by

Nelayan Sungailiat Minta Provokator Keonaran Ditangkap

Kabarone.com, Bangka – Aparat Penegak hukum diminta agar mengambil tindakan terhadap provokator yang menimbulkan keonaran dikalangan masyarakat pesisir Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Hal itu terkait dengan kegaduhan yang dilakukan oleh belasan orang bergaya preman dari Udin Brewok cs yang ingin mengeroyok Ketua Panitia Pembongkaran dan Penyaluran Dana Kompensasi Kapal Isap Produksi (KIP) timah, Ratno D. Mappiwali pada (15/8) dikediamannya.

Sebagaimana yang disampaikan oleh sejumlah nelayan pesisir Sungailiat seperti Yayan, Sakan, Suardi, Kandar, Jupri dan lainnya, dalang dibalik sejumlah aksi itu diduga Alimudin. Status Alimudin bukanlah warga pesisir, tetapi orang luar yang sengaja menyusup dan bergerilya menghasut untuk menimbulkan kekacauan.

“Jika dalang yang menyusun strategi kegaduhan dibiarkan berkeliaran, maka ketenangan masyarakat pesisir akan terganggu. Untuk itu kami meminta agar aparat hukum segera memproses dalang tersebut”, ujar nelayan.

Dijelaskan, kegaduhan yang diciptakan itu cukup terorganisir. Usai menimbulkan keonaran ingin mengeroyok Ketua Panitia, belasan orang itu kemudian menuju Kantor Camat Sungailiat untuk menemui Camat Drs. Suhardi. Selanjutnya mereka menuju Kantor Bupati Bangka dan ingin menemui Pj Sekda , H. Ahmad Mukhsin, SH. Tujuan untuk menyampaikan uneg-uneg minta perhatian. “Jika dilihat cara mereka, jelas terorganisir”, kata nelayan.

Dikatakan, maksud dan tujuan mereka berulah dapat ditebak, ingin menciptakan kekacauan dalam kepanitiaan. Dan jika skenario berjalan seperti yang diinginkan sang dalang, langkah selanjutnya merebut kepanitiaan. “Dapat ditebak, tujuan mereka ingin mengambil-alih kepanitiaan”, jelas nelayan.

Namun pihak panitia tidak tinggal diam, perkara yang menimbulkan keonaran nyaris bentrok, terutama kejadian dirumah Ketua Panitia KIP, telah dilaporkan secara Hukum ke Kantor Polsek Sungailiat. (Suhardi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *