Wisata Gunung Mas Ditutup Satpol PP

Daerah, Regional858 views

Kabarone.com,Lamongan – Area bekas galian C atau bekas tambang kapur yang disulap menjadi tempat wisata, yakni bernama Wisata Gunung Mas (WGM) tepatnya berada di Desa Tugu kecamatan Mantup kabupaten Lamongan Jawa Timur, akhirnya resmi di tutup ijin operasionalnya oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan, karena WGM tak mempunyai ijin Wisata.

Sementara, Kepala bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Lamongan, H. Safari mengungkapkan, Pada hari ini tanggal 08 Agustus, kata Safari, pihaknya melakukan penutupan sementara untuk Wisata Gunung Mas Mantup. Ketika nanti, kata dia, dari pihak pengelola bisa menunjukan ijin yang di miliki, maka akan kembali diijinkan untuk membuka kembali usaha wisata tersebut. Kamis (08/08/2019).

” Sudah melanggar 3 Perda, diantaranya yang pertama Perda tentang lingkungan yaitu Perda no 1 tahun 2014, yang kedua Perda no 13 tahun 2011 tentang Pariwisata, dan Perda no 1 tahun 2018 tentang Bangunan yang ada di lamongan,” kata Safari di lokasi wisata.

Untuk tambang bekas galian C apakah akan di lakukan reklamasi, lanjut Safari, mungkin nanti arahnya bisa ke situ, tapi masih menunggu kajian-kajian tersendiri terkait dengan lingkungan pasca tambang. ” Berkaitan dengan reklamasi, jadi nanti ada suatu pembahasan yang ada kaitanya dengan lingkungan, di situ nanti akan ada arahan pembuatan dokumen perijinan,” ucapnya.

Tindakan penutupan ini di lakukan karena Wisata Gunung Mas Mantup sejauh ini belum mengantongi ijin resmi operasional usaha wisata. ” Saya berharap, pihak pengelola wisata gunung mas Mantup proaktif untuk segera melakukan pengurusan ijin wisata itu, jadi statusnya tidak vakum, mereka juga harus proaktif untuk bisa melegalkan pariwisata di wisata gunung mas itu,” Ujar H. Safari.

Dilain pihak, pemilik Wisata Gunung Mas Mantup, Nasrukhan Taufik, terkait dengan penutupan wisatanya yang di lakukan oleh Satpol PP Lamongan, pihaknya belum memberikan keterangan apapun kepada wartawan. Perlu di ketahui, di area sebelah barat Wisata Gunung Mas Mantup juga ada tambang galian C yang hingga saat ini masih aktif beroperasi, dengan kedalaman yang sangat curam, dan banyak di lewati truk pengangkut material. Hal ini terindikasi bagian dari dugaan pengerusakan lingkungan. Dengan harapan ada sebuah penyikapan Pemerintah Daerah”, pungkasnya (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *