Hendi : Perlu Upaya Extraordinary Stabilkan Ekonomi Kota Semarang

Daerah274 views

SEMARANG,kabarone.com– Pandemi Covid-19 berpengaruh besar menekan ekonomi, termasuk di Kota Semarang. Hal ini disadari betul oleh calon petahana Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Calon tunggal dalam pemilihan Wali Kota Semarang tahun 2020 tersebut bahkan menyebutkan, masa pandemi Covid-19 telah menyebabkan anomali pada tren perkembangan Kota Semarang.

Pandemi juga membuat tren pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang yang semula mampu dijaga terus meningkat pada beberapa tahun terakhir, menjadi sulit terprediksi. Tak hanya itu, pandemi juga berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat, seperti angka kemiskinan hingga pertumbuhan investasi.

Pria yang akrab disapa Hendi ini mengungkapkan, pada tahun 2021 perlu sebuah upaya yang extraordinary untuk dapat kembali menstabilkan perekonomian di Kota Semarang.

“Jadi kita ini tahun 2016 ada dalam data statistik sekitar 5% warga Kota Semarang itu miskin, lalu kemudian di 2019 sudah mencapai 3,98%. Nah, tapi kita tidak menutup mata, bahwa mungkin hari ini jumlah kemiskinan bisa lebih dari 3,98%. Karena covid ini cukup besar menghajar sisi ekonomi di Kota Semarang. Banyak warga yang tidak punya pekerjaan, UMKM juga berguguran karena daya beli masyarakat tidak seperti yang lalu,” tutur Hendi.

Bila dirinya diberi amanah di periode kedua, hal ini menjadi PR baginya. “Kami akan coba fokus pada beberapa pembenahan yang dapat membangkitkan kembali sektor ekonomi, sosial, budaya. Saya masih pada metode dan konsep bahwa covid ini penanganannya tidak melulu di sektor kesehatan, tapi juga dampak dari lamanya kita social distancing yang kemudian ekonomi lesu, dimana ini menjadi sebuah PR yang harus dituntaskan,” jelasnya.

“Karena kalau di sisi kesehatan, saya rasa seragam penanganannya dari pusat dan provinsi, maka kita di kota juga akan melakukan hal yang sama untuk menangani covid,” tambahnya, saat ditemui pada sela-sela kegiatan penandatanganan Pakta Integritas KPK di kantor KPU Kota Semarang, Selasa (24/11).

Hendi yang pada Pilwalkot 2020 berpasangan dengan calon wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu ini menegaskan, dirinya telah menyiapkan sejumlah program pemulihan ekonomi di tahun depan, jika dirinya terpilih kembali memimpin Kota Semarang.

“Kita akan terus upayakan agar pelaku ekonomi di Kota Semarang mendapatkan keringanan-keringanan, mulai dari keringanan pajak, retribusi, juga ijin-ijin yang jangan sampai membebani. Termasuk kami juga akan menambah anggaran yang cukup besar untuk kredit murah Kredit Wibawa, serta hibah-hibah alat untuk mendorong aktivitas ekonomi bisa lebih masif,” terangnya.

Hendi juga akan menganggarkan pola pembelian produk UMKM baik kerajinan maupun makanan, yang peruntukannya akan diberikan kembali buat masyarakat.

“Misalnya kami programkan setiap Jumat 12.000 makan gratis untuk warga Kota Semarang. Atau juga membeli masker yang dibuat oleh UMKM di Kota Semarang, untuk kita bagikan secara gratis kepada masyarakat,” pungkasnya. (Amr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *