Pengobatan Gratis Kader PDIP Di Desa Sumber Jaya Permai Turut Dihadiri Tony Mukti

Politik178 views

Bangka Selatan, Kabar One.com-Sejumlah kader dari Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bangka Selatan, Propinsi Bangka Belitung melakukan kegiatan pengobatan gratis bagi warga yang memerlukan.

Kegiatan pengobatan gratis ini berlangsung di Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar pada Sabtu, (20/1/2024), bertempat di salah satu rumah warga setempat yaitu di rumah Iwan wilayah Trans 4.

Pengobatan gratis ini bermula dipagi hari, dimulai sekitar jam 9.30 wib hingga selesai. Kegiatan tersebut ramai dihadiri oleh sejumlah warga setempat yang berduyun-duyun, dan ingin berobat karena memiliki masalah kesehatan.

Sementara dari pengurus Partai PDIP Kabupaten Bangka Selatan yang turut hadir adalah Tony Mukti dan Toni Santos. Dan Tony Mukti adalah Caleg PDIP dari Kabupaten Bangka Selatan untuk DPRD Propinsi Bangka belitung, sementara Toni Santos merupakan Caleg PDIP untuk Kabupaten Bangka Selatan perode 2024-2029.

Tony Mukti mengatakan kegiatan ini adalah program unggulan dari Partai PDIP dan telah berlangsung cukup lama.

“Pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis ini memang sudah lama menjadi program PDIP, “katanya.

Lebih jauh dikatakan Tony Mukti, kegiatan ini sebelumnya dilaksanakan bersama Rulianto Pangabean, namun pada kesempatan ini berhalangan hadir.

“Biasanya bersama Pak Rulianto Pangabean, tetapi beliau tak sempat hadir bersama masyarakat pada hari ini. “Sambung Tony.

Sementara lanjut Tony, jenis pengobatan unggulan untuk program ini adalah operasi katarak.

“Unggulan dari kegiatan ini adalah operasi katarak, dimana biasanya kegiatan ini masyarakat berduyun-duyun mendatangi. “Ujarnya.

Program kesehatan ini, jelas Tony salah satu program capres Ganjar Pranowo, yang mana juga kelak akan dibangun sarana kesehatan menjangkau pelosok negeri.

“Adalah juga program Capres Ganjar Pranowo, yang akan membangun Puskesmas Pembantu (Pustu) disetiap desa, sehingga tidak menyusahkan masyarakat untuk berobat ke kecamatan atau ke kabupaten, tetapi cukup berobat di desa saja. “jelasnya.

Hal ini, katanya memang bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Program ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat untuk memudahkan. Memang di kabupaten ada rumah sakit, tetapi program ini salah satunya untuk menjawab tantangan “kite dak kawa nyusah”, ujarnya berucap dalam bahasa daerah, yang berarti tidak mau berpayah. (S/Rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *