Daurah Ilmiah dan Haul Digelar BKMT dan WI Kotabaru

Daerah62 views

KOTABARU,kabarOne.com- Puluhan jama’ah hadiri Daurah Ilmiah sekaligus Haul Syech M. Arsyad Al-Banjari dan Syech M. Kasful Anwar yang digelar Badan Kontak Majelis Ta’lim dan Wanita Islam Kotabaru bertempat di Perumnas Blok H Sekretariat Pondok Pesantren Al Fath Wan Nasr, Kamis (9/5/2024).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 14.00 wita dan diawali dengan lantunan syair-syair maulid yang dibawakan oleh kelompok Maulid Habsy dari Pondok Pesantren Kampung Melayu Martapura.

Tuan Guru KH. Munawwir Kamali dari Kampung Melayu Martapura melakukan Daurah Ilmiyah dengan membacakan kitab Hasbuna dan pengijasahannya kepada para jama’ah yang hadir dengan menjelaskan isian kitab yang disampaikan.

Adapun isi kitab, yaitu Amaliyah Hasbuna (sholawat dan do’a munajad), do’a arwah dan do’a selamat susunan Syekh Muhammad Kasful Anwal, do’a agar kuat hapalan supaya tidak lupa, do’a agar Husnul Khotimah, Sanad Ijazah seluruh karangan Muhammad Kasful Anwar.

Kemudian, kegiatan ini juga diisi dengan haul dan pembacaan manakib Datu Kelampayan (Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ) ke- 218 dan pembacaan manakib Datu Kasful (Syekh Muhammad Kasful Anwar) ke- 86 yang juga dibacakan Tuan Guru KH. Munawir Kamali.

Kegiatan ini merupakan wujud cinta dan rasa syukur atas apa yang telah diperjuangkan Datu Kelampayan selama ini. Datu memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Kalimantan, tidak hanya di tanah air tapi juga di Asia Tenggara.

Sedangkan Syekh Muhammad Kasyful Anwar merupakan ulama besar pendiri dan pimpinan periode 3 Ponpes Darussalam Martapura 1922-1940 dan dikenal sebagai peletak dasar dibentuknya sistem pendidikan formal Ponpes Darussalam dari semula sistem halaqah.

Datu Kasuful juga memperkenalkan penjenjangan mulai dari tahdiriyah, ibtidaiyah dan Tsanawiyah yang masing-masing 3 tahun, dan juga melakukan pembaharuan dari aspek kurikulum dengan memasukan pelajaran umum ke Ponpes.

Tika, salah satu jama’ah menyampaikan pada peringatan Haul Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari dan Syekh Muhammad Kasful Anwar ini dapat mengingatkan kembali jejak langkah perjuangan maupun pengabdian Datu, serta mengambil pelajaran dan teladan yang telah Datu wariskan.

“Selaku generasi penerus ajaran Islam, hendaknya kita terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan rasa kecintaan kepada Rasullullah SAW,” ungkapnya.

Oleh karena itu, mari kita semua khususnya yang hadir dalam acara haul ini untuk terus meningkatkan rasa persaudaaran seiman dan seagama dalam ikatan Ukhuwah Islamiah, sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semoga apa yang telah diberikan dan dikorbankan oleh para ulama terdahulu, mendapat keberkahan dan keridhoan dari Allah SWT, serta menjadi amal jariyah bagi Datu, anak cucu dan keluarga, serta kita semua,” harapnya.

Selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan pembacaan tahlil yang berjalan dengan lancar dan sukses.(HRB)

By; Herpani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *