by

Kepala UPT Dinas Pendidikan Babat Diduga Lakukan Pungli

Kabarone.com, Lamongan – Aksi nekad Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Lamongan , Sutam ini tak patut ditiru. Baru menjabat Menjabat mulai bulan Maret 2015 sampai sekarang sebagai KUPT Dinas Pendidikan Babat diduga sudah nekad melakukan pungli.

Budaya malu yang di miliki bangsa seolah sudah luntur. Terbukti, bukanya mundur dari jabatan sebagai Ka UPT Babat justru malah membuat tandingan dukungan. Aksi tersebut membuat geram beberapa kepala sekolah dibawah naungannya.

Ketua Kegiatan Kerja Kepala Sekolah(K3S) Sutikno, SPd karena tidak sepaham akan di Resafle oleh Sutam dengan melakukan pertemuan di rumah makan Ndradah dan Sutikno tidak di undang. Selang beberapa hari ada kontra dari beberapa guru yang melakukan gerakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ka UPT Sutam . Akhirnya tindak lanjut dari rapat untuk mengganti Ketua K3S di hentikan.

Dengan alasan dari 23 Kepala sekolah yang sebagai peserta Adiwiyata melakukan tandatangan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Sutam. “Sekolah kami dalam mengikuti Adiwiyata biaya sendiri tidak dari UPT,” ungkap salah satu Kepala sekolah yang tak mau disebutkan namanya.

Ketika permasalahan di Konfirmasi ke Camat Babat Fadeli mengatakan, “Setelah pilkada camat Babat akan mengajak duduk satu meja antara pihak pro dan kontra. Saya akan menyampaikan ke Kadinas Bambang Kustiono, kejadian ini hanya karena akibat tekanan dari saya agar pendidikan di Babat sebagai sekolah Adiwiyata unggul dalam berpretasi ke 2 setelah Lamongan kota, untuk itu membutuhkan biaya. Ini hanya Ka UPT kurang komunikasi terhadap lembaga yang ada di Babat,” ujar Camat Babat. (Pul. Muk. Rul)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *