Pasca Kebakaran, Terkuak Kios Di Bantaran Sungai Pamarayan Nikomas Ilegal, Ada Oknum Desa Didalamnya

Daerah, Regional1,320 views

Kabarone.com, Serang – Bantaran sungai Pamarayan sepanjang 2 Kilo meter di wilayah Desa Cijeruk Kecamatan Kibin berdiri kios/warung diduga ilegal. Berdirinya kios-kios dibantaran sungai (sepadan sungai) Pamarayan Timur ternyata milik warga desa Cijeruk bukan warga pendatang, hampir puluhan Kios berada di atas sungai hingga bibir sungai lapak kios berdiri.

“Pantas selama ini tidak ada teguran oleh aparat desa adanya kios kios ilegal yang berdiri ditanah milik negara. Pasalnya ada beberapa oknum aparat desa yang diduga ikut terlibat membangun kios dibantaran sungai tersebut,” ungkap warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Warga membenarkan ada beberapa oknum Desa yang membantu mendirikan bangunan dibantaran sungai, bahkan ada pula tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang ikut mendirikan bangunan kios di bantaran sungai dan bahu jalan sepanjang desa cijeruk. “Tokoh desa itu bisa disebut masih kerabat Kepala desa,” tutur warga.

Pasca kebakaran 6 kios yang turut menghanguskan beberapa unit kendaraan roda dua Senin (13/6) malam, Kepala Desa Cijeruk, Saefullah, tidak simpati pada kios ilegal bahkan Kades tidak menyambangi lokasi kejadian pasca terbakarnya kios tersebut.

“Tah karna kios ini ilegal tah apa seperti pro dan kontra antara Kades dan oknum Desanya,” tambah warga kepada kabarone.com

Ditempat terpisah, Epi (42th) salah satu warga Cijeruk mengatakan, “kepala desa semestinya datang dilokasi kejadian, setidaknya memberikan ucapan prihatin atau apalah pada si pemilik kios yang terkena musibah,” ucap Epi, Senin (13/6)

Padahal, lanjut Epi, kios-kios dan warung disepanjang bantaran sungai ini milik warganya bahkan bisa disebut aset Desa cijeruk karna tiap harinya ada penarikan rutin seperti uang sampah pajak retrebusi atau iuran lain untuk desa bahkan Pemda.

Kepala desa Saefullah dikonfirmasi via Blackberry Mesengger (BBM) dirinya tidak mau komentar pasca kebakaran kemarin, hingga beberapa kali dikonfirmasi Kades pun tidak menjawab. (Jib)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *