by

Warga Gelar Aksi Unjuk Rasa Menolak Pengangkutan Oleh PT.ST.Nickel Rerources

Kabarone.com, Konawe Sultra – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga yang mengatasnamakan dirinya ‎Forum Solidaritas Warga Wawolemo di depan SDN 2 Wawolemo berakhir dengan tertabraknya Yasir (48) warga Desa Wawolemo. Massa yang melakukan orasi di jalan Poros Kolaka-Kendari Sulawesi Tenggara ini menuntut agar PT. ST Nickel Resources menghentikan kegiatan pemuatan Ore Nickel dari Desa Desa Dunggua Kec.Amonggedo yang di anggap cacat hukum.

” Kami atas nama Forum Solidaritas Masyarakat Desa Wawolemo meminta agar pihak PT.ST.Nickel Resources segera menghentikan kegiatan pengangkuta Ore Nickel, karena dianggap cacat hukum,” kata Darpin salah satu orator massa pengunjuk rasa, Rabu (13/7) sekitar pukul 20.00 wita.

Menurutnya, sesuai dengan keputusan Bupati Konawe (Lukman Abunawas) Nomor 380 Tahun 2012, sudah mencabut IUP PT.ST.NICKEL RESOURCES kemudian yang menjadi Ironis sekarang Bupati Konawe yang sekarang Kery Saiful Konggoasa memberikan izin No.244 untuk penentuan titik Koordinat bukan IUP, ungkapnya. Sehingga dalam hal ini kami anggap dan merasa bahwa ini telah terjadi  ilegal mining.

“Adapun tuntutan massa selanjutnya adalah PT.ST Nickel Resources tentang CSR (Kompensasi) yang dijanjikan sejak tahun 2013 lalu dan jika tidak dibuktikan maka massa akan melakukan presure kepada pihak terkait dan keberadaan PT.ST Nickel Resources,” ungkap Darpin.

Mengenai dampak lingkungan yang di timbulkan oleh PT.ST.Nickel Resources, adalah dampak pencemaran lingkungan dan kebisingan masyarakat karena desa Wawolemo termasuk jalur pengangkutan PT.ST.Nickel Resources. Massa yang turun malam itu menurut Darpin (Presidium Forum) sekitar seratus orang.

Massa saat melakukan orasi di kawal oleh anggota Polsek Pondidaha dan Polsek Wonggeduku. Aksi berlangsung dengan damai. Namun iring-iringan mobil pengangkut Ore dari PT.ST.Nickel Resources tak muncul karena ada informasi bahwa pihak PT.ST.Nickel Resources mengetahui akan adanya penghentian oleh warga Desa Wawolemo sehingga tak melakukan pengangkutan.

“Tentunya dalam hal ini, pengangkutan Ore Nickel yang dilakukan oleh PT.ST.Nickel Resources kuat dugaan benar adalah cacat hukum atau ilegal mining,” ungkap Forum Solidaritas Masyarakat Desa Wawolemo.

“Dalam hal ini tentunya pihak terkait sudah saatnya kembali melakukan kerja keras, baik itu pihak Dinas Pertambangan Konawe, Bupati Konawe, Kepolisian, dan intansi terkait lainnya untuk melakukan tugasnya dengan baik, agar jika benar PT.ST Nickel Resources melakukan Ilegal Mining maka tak ada alasan mereka harus di proses hukum serta segala aktivitasnya harus dihentikan,” harap massa. (Andi Jumawi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *