by

PKRI Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Di Tugu Proklamator

 

Kabarone.com, Jakarta – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945, kini telah menginjak usia ke-71. Selama tenggang masa tersebut, kita rasakan banyak peningkatan yang  signifikan baik dari sisi pembangunan pisik, sosial, budaya, teknologi, ekonomi, politik, ideologi, hukum,  hankam, maupun sumber daya manusianya.

Sebagai bangsa yang besar dan berkembang, kita patut bangga akan segala potensi yang telah diberikan oleh Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa.  Tak lupa kita wajib menghormati para pejuang kusuma bangsa atas segala jasa perjuangan yang penuh darah, tangis dan pengorbanan  demi terbebas dari belenggu penjajahan kolonial, sehingga kita menjadi negara yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur.

Sebagai rasa syukur atas segala jasa para pejuang kemerdekaan, pada Rabu (17/8), bertempat di Monumen Tugu Proklamator di Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, diadakan upacara peringkatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-71.

marsono dkkUpacara peringatan dihadiri para tokoh pejuang yang masih hidup, anak, cucu dari para pejuang yang telah tiada, para pejabat, tokoh masyarakat, agama, TNI, Polri dan lembaga atau organisasi masyarakat dari seluruh Indonesia, yang berafiliasi kepada apresiasi semangat juang kemerdekaan, diantaranya ormas Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) TRIKORA, yang bermarkas di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Ribuan hadirin dengan penuh hidmat dan seksama mengikuti jalannya upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih, yang dilakukan oleh pasukan pengibar bendera beranggotakan 19 orang, Generasi Ketiga, yaitu cucu dari para pelajar pejuang. Upacara peringatan sakral ini dipimpin langsung oleh Pembina Upacara Hendro Budiyanto, veteran pejuang dari Kompi 1 Detasemen 2 dari Brigade 17 TNI/TP Solo, yang juga mantan anggota MPR/DPR tahun 1969, serta anggota Direksi Bank Indonesia hingga tahun 1997.

Saat ditemui, salah seorang Komandan PKRI TRIKORA Letkol Sumarsono mengatakan “Sudah seharusnya sebagai generasi penerus bangsa jangan pernah melupakan sejarah akan jasa para pejuang kemerdekaan NKRI yang dengan penuh pengorbanan jiwa, raga, harta dan keluarga demi membela tanah air dari belenggu penjajahan, sehingga Alhamdulillah, kita mendapatkan kemerdekaan yang hakiki.

Untuk itu marilah kita isi kemerdekaan ini dengan dedikasi, loyalitas, keikhlasan dan semangat juang menurut bidangnya masing-masing, mengabdi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga diharapkan  menjadi negara yang makmur dan berkeadilan,” ungkap Sumarsono, penuh berapi-api.

Namun, Sumarsono, sosok pria yang ramah, cerdas dan penuh dedikasi ini, menyayangkan masih tingginya krisis moralitas dan mentalitas masyarakat, seperti bisa dilihat dimedia Televisi dan Koran. Kriminalitas dan kesadisan masih sering terjadi, seolah tidak memiliki rasa kemanusiaan dan tidak normal.

Iapun mewakili PKRI TRIKORA menghimbau kepada seluruh warga masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya para orangtua agar tidak memanjakan anaknya dengan harta dan kemewahan. Tapi berikan bekal anak-anak kita dengan ajaran agama, budipekerti dan kepedulian sesama (sense of crisis). Serta yang tak kalah pentingnya adalah rasa cinta akan Tanah Air, pungkas Sumarsono.                  (DENY)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *