Marah, Haruddin Logoy Robohkan Papan Nama SDN 4 ASERA

Daerah, Regional668 views

Kabarone.com, Wanggudu – Dunia pendidikan di Kabupaten Konawe Utara dicoreng oleh ulah oknum Kepala Sekolah Dasar yang bertindak arogansi dengan merusak Papan Nama Sekolah karena menganggap jika tempat berdirinya sekolah tersebut adalah tanah miliknya. Haruddin Logoy yang merupakan salah satu kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Langgikima, Senin (17/10) secara tiba-tiba datang di SDN 4 Asera merusak papan sekolah itu dengan menggunakan gergaji sambil membanting papan nama sekolah tersebut.

Kejadian ini disaksikan oleh sejumlah guru dan warga sekitar sekolah itu, kejadian bermula ketika Haruddin Logoy datang menemui Guru di sekolah itu menanyakan siapa yang memasang dan memindahkan papan nama sekolah itu, karena lahan itu menurutnya adalah tanah miliknya, tanpa banyak tanya Haruddin Logoy kembali kerumahnya mengambil gergaji dan membongkar paksa papan nama SDN 4 Asera dihadapan sejumlah guru dan warga sekitar dengan arogansinya sambil membanting papan nama sekolah itu.

Ulahnya ini bukan sekali ini saja dilakukannya, menurut Jamal Kepala UPTD Kecamatan Asera, ulah Haruddin Logoy ini sudah keterlaluan dan sudah harus di tindak tegas karena sudah dua kali dia melakukan pengrusakan papan nama SDN 4 Asera.

” Kelakuan Haruddin Logoy ini sudah sangat keterlaluan dan sudah pantas jika dia di proses hukum, karena Ulahnya ini sudah dua kali dia lakukan, dulu di tahun 2015 kita masih Maklumi meskipun waktu itu kami mau laporkan ke Polisi karena merusak papan nama sekolah SDN 4 Asera yang terbuat dari beton, namun kami masih Maklumi, tetapi untuk kejadian kemarin kami tak bisa lagi tolelir, sehingga selaku Kepala UPTD di Kecamatan Asera saya meminta agar kejadian ini ditindak lanjuti di penegak hukum,” kata Jamal.

Selain merusak papan nama sekolah SDN 4 Asera, Haruddin Logoy juga mencederai nama baik guru dimana semestinya dia harus memberikan contoh kepada anak didik namun justru dia yang melakukan tindakan arogansi yang sangat memalukan, ucap Jamal dengan nada kesal saat bertemu dengan awak Media ini di kediamannya.

“Selain itu, kami selaku tenaga pendidik tidak dihargai, kan ada namanya duduk bersama, kita komunikasikan, apa permasalahannya, jangan asal bertindak karena semuanya bisa selesai jika kita komunikasikan,” tegas Jamal yang merupakan warga Asera juga.

Selain Jamal sang Kepala UPTD Asera yang keberatan, sejumlah guru dan Kepala SDN 4 Asera juga keberatan dengan ulah Haruddin Logoy ini, sehingga mereka berencana melakukan pelaporan resmi ke Kepolisian guna dilakukan proses hukum.

“Kami akan lakukan pelaporan ke pimpinan kami dalam hal ini Kadis Dikbud dan Bupati, bahkan kami akan lakukan laporan resmi ke DPRD dan Polisi untuk ditindak tegas, kata Marwati Kepala SDN 4 Asera saat ditemui di ruang kerjanya, iapun meminta agar awak media memuatnya di Media terkait kasus ini,” harap Marwati.

Terkait kejadian tersebut, awak Media ini mencoba menemui Haruddin Logoy di Kediamannya, namun sayangnya tak berada di tempat, sejumlah warga yang ditanya mengatakan, ulah Haruddin memang sudah demikian adanya, Arogan dan maunya menang sendiri.

“Dia jarang dirumah karena ada rumahnya disini ada juga di Andowia, ada juga di Langgikima, jadi kami tidak tahu dimana dia menetap,” ungkap salah satu warga.(Andi Jumawi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *