Pilkades Serentak 2016, 80 Calon Kades Ikrar Pemilihan Damai

Politik784 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Sekitar 80 Calon Kepala Desa mengikuti kegiatan Ikrar Damai Calon Kepala Desa dan Simulasi Peragaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Bojonegoro tahun 2016 yang digelar di Alun-Alun Bojonegoro, sabtu (26/11). Kegiatan yang dipimpin oleh Bupati Bojonegoro H.suyoto Turut hadir Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro ,Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Infantri M. Hery Subagyo ,Wakil ketua DPRD Sukur Priyanto,dan juga seluruh camat sekabupaten Bojonegoro Dalam sambutanya Bupati Bojonegoro Suyoto Menjelaskan agar Pilkades serentak nantinya bisa terlaksana dengan aman dan damai.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan deklarasi kesepakatan damai oleh calon Kepala Desa, isi deklarasi sebagai berikut “Kami para calon Kepala Desa bersepakat, 1. Siap melaksanakan pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2016 secara jujur, adil, santun dan bermartabat serta saling menghormati, 2. Siap bekerja sama dengan panitia penyelenggara pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2016, 3. Siap bekerja sama dengan aparat Polri dan TNI untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, aman dan damai serta dapat mengendalikan masa pendukung masing-masing, 4. Siap menerima hasil pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2016 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, 5. Siap untuk dipilih dan siap untuk tidak dipilih dalam pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2016 melalui proses pemilihan yang demokratis dan transparan.”

“Terimakasih kepada para calon kepala Desa yang bersedia menandatangani deklarasi damai, hal ini membuktikan bahwa para calon kades ingin menjadi kades bukan karena ambisi, tetapi keinginan untuk berbakti dan memajukan desa. Mari anggap pemilihan ini seperti undian dimana yang menang jadi pemimpin, dan yang kalah mengikuti pemimpin dan bila ada kesempatan bisa mencalonkan diri lagi. Terimakasih pula kepada TNI, Polri, Satpol PP dan Linmas yang mendukung pemilihan ini. Mari kita buat sejarah bahwa pilkades yang dilaksanakan setiap 6 tahun sekali adalah cara yang paling hebat dan damai, serta sarana terbaik untuk pemilihan kepala desa. Sehingga yang menang bisa menang secara terhormat dan yang kalah juga kalah secara terhormat.” Kata Drs. H. Suyoto, M.Si, Bupati Bojonegoro ( DAN )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *