Akibat Bakar Sampah Siang Bolong Musim Kemarau, Dua Rumah Dilalap Si Jago Merah

Daerah, Regional1,324 views

Kabarone.com,Lamongan – Siang bolong dua rumah milik warga dilalap si jago merah. Kedua rumah tersebut, terbakar akibat bakar sampah dibelakang rumah tanpa di tunggui oleh sang pemiliknya akibatnya dua rumah bagian belakang milik Suyati (56) dan Garis (45) Desa Geger Kecamatan Turi Lamongan Jawa Timur. Jum’at (28/9).

“Menurut keterangan saksi Khosim mengatakan, awalnya dari jauh terlihat asap tebal mengepul ke atas setelah diperhatikan semakin lama nampak dari belakang rumah milik tetangnya. Ketika dilihat lebih dekat ternyata benar, api membakar rumah bagian belakang milik tetangganya seketika ia langsung meminta bantuan kepada warga untuk memadamkam api yang sudah berkobar.

Selaku pemilik rumah Suyati menjelaskan, “semula dirinya hanya membakar sampah sedikit dibelakang rumah namun terlihat sudah padam. Kemudian dirinya langsung beranjak masuk kedalam rumah dan selanjutnya karena menjelang dhuhur ia mandi terlebih dahulu karena mau melakukan sholat dzuhur.

‘’Setelah sholat, mencium asap dari belakang rumah ia kaget dan bergegas langsung kebelakang untuk melihat kepulan asap itu darimana ternyata rumahnya bagian belakang terbakar dengan sepontan Suyati berteriak mintak tolong,’’terangnya.

Sementara, Subekan Kepala Desa Geger mengatakan, “karena rumah bagian belakang sudah terbakar, maka dengan cepat warga yang dibantu aparat kepolisian Polsek Turi dan Koramil Turi, Kasi Trantip bersama kepala desa setempat merobohkan dua bangunan rumah itu dikhawatirkan api menjalar ke rumah yang ada sisampingnya. Apalagi, waktu kebakaran angin sangat kencang.

‘’Kebakaran tersebut untung saja tak sampai menjalar ke rumah tetanga sebelah, karena dibelakang rumah tedapat kubangan dan masih ada airnya.
Dan juga api tersebut, tak sampai membakar rumah bagian depan setelah satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba dilokasi kebakaran,’’ ujarnya

Pada kejadian ini Kapolsek Turi AKP. Nur Fadilah mengungkapkan, “pemilik rumah yang terbakar Sayuti setelah membakar sampah dibelakang rumahnya kemudian beranjak pergi. Namun sebelum pergi, dirinya melihat api sudah padam dikira sudah aman karena tak timbul api lagi, tak taunya disampinya sampah yang dibakar tersebut terdapat kulit padi (scam) yang kena percikan api sehingga dengan cepat, terbakar karena angin yang begitu kencang membuat api semakin membesar.

Jadi Kapolsek menghimbau kepada semua warga, diwaktu siang hari musim kemarau ini agar tidak melakukan bakar – bakar terlebih dahulu apalagi yang ada disekitarnya banyak barang yang kering sehingga sangat mudah sekali terbakar. Apalgi diikuti dengan angin sangat kencang ditakutkan api semakin cepat membesar dan terjadi kebakaran seperti ini.

Lebih lanjut, atas kejadian terbakarnya rumah warga desa Geger milik Suyati dan Garis, kerugiannya diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 10 juta rupiah,’’ tandas Kapolsek AKP. Nur Fadilah (red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *