by

Dukung Pemerintah Cegah Hoax, Satgas Anti Hoax PWI Giatkan Patroli Cyber dan Literasi

-Hankam-93 views

KABARONE.COM,JAKARTA- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memulai langkah awal dalam upaya mendukung pemerintah dalam menanggulangi informasi palsu atau hoax dengan menggelar kick-off Satgas Anti Hoax.

Acara digelar di Kantor PWI, Gedung Dewan Pers Lantai IV, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Selasa (9/1/2024) dihadiri oleh berbagai tokoh diantaranya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi , Dekan Fikom Universitas Mercubuana Prof Dr Ahmad Mulyana, M.SI serta Karopenmas Polri Brigjen Pol Trunoyudo.

Ketua PWI Pusat Hendry Ch. Bangun mengatakan Satgas Anti Hoax PWI menjadi inisiatif yang terbentuk dalam kolaborasi dengan Universitas Mercu Buana (UMB) dan melibatkan generasi muda yang merupakan mahasiswa dari universitas tersebut.

Ada dua kegiatan utama yang dijalankan oleh para anggota dalam Satgas Anti Hoax PWI tersebut yaitu patroli siber dan literasi terkait hoaks.

Untuk patroli siber nantinya para mahasiswa UMB akan mengambil posisi sebagai petugas patroli siber dan bekerja di bawah bimbingan para wartawan dari PWI yang juga berperan sebagai pengajar di universitas tersebut.
“Patroli kami khususnya fokus pada hoaks bentuk visual. Jadi di UMB itu memiliki keahlian dan kepakaran kecerdasan artifisial untuk mengidentifikasi video dan hoaks-hoaks dalam bentuk seperti itu,” kata Hendry.

Nantinya disiapkan juga sistem khusus untuk menyatakan benar atau tidaknya informasi yang terkandung dalam konten berbentuk visual tersebut. Sehingga nantinya kategori sebuah informasi konten visual benar atau tidak dapat diketahui oleh masyarakat luas.

Lalu kegiatan kedua yang difokuskan berlangsung dalam kerja Satgas Anti Hoax PWI ialah kegiatan literasi bagi masyarakat untuk mengenal hoaks.

“Satgas kami akan aktif melakukan literasi seperti yang juga sudah dilakukan oleh PWI sebelum adanya kick off ini, literasinya dilakukan kepada mahasiswa dan masyarakat umum. Kami juga akan dibantu oleh PWI Provinsi yang bakal membentuk satgas sejenis di tingkat provinsi,” bebernya.

Ketua Satgas Anti Hoax PWI Iqbal Irsyad mengungkapkan bahwa sebelum kick-off, satgas telah aktif melakukan kegiatan literasi mengenai hoax dan menjalin kerja sama dengan Universitas Mercu Buana untuk menciptakan edukasi anti-hoax.

Tak hanya itu, mereka juga telah menghasilkan podcast khusus tentang anti-hoax sebagai sarana edukasi masyarakat.

Iqbal menekankan komitmen satgas untuk terus melakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap penyebaran hoax.

Senentara itu, Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada PWI atas pembentukan satgas antihoax.

Dia menyoroti ancaman keamanan siber selama masa pemilu sebagai ancaman utama, dan Kementerian Kominfo terus berupaya menangani konten hoax lewat kontra narasi dan tindakan terhadap isu hoax.

Budi Arie juga menekankan bahwa konten hoax, fitnah, dan ujaran kebencian memiliki dampak serius pada masyarakat.

Dia berharap Satgas Antihoax PWI dapat bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk menjadikan pemilu lebih kondusif.

Menkominfo mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan di era transformasi digital.

“Era digital adalah era transformasi, banyak peluang menuju kemajuan, ayo lawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan,” pungkasnya.***

(amr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *