Polda Jateng Gelar Apel SerPas dan Kerahkan Puluhan Ribu Personel Saat Pencoblosan

Hankam267 views

KABARONE.COM,SEMARANG – Polda Jateng melaksanakan Apel Serpas (Pergeseran Pasukan) dalam rangka pengamanan tahap pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Lapangan Simpang Lima Semarang, Senin (12/2/2024). Apel diikuti 1.700 personel gabungan.

PJ Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana mengatakan, total ada sebanyak 117.299 TPS tersebar di wilayah Jateng. Dalam melaksanakan pengamanan, ada sebanyak 15.647 personel Polri yang dilibatkan. Ditambah, 3.732 personil TNI yang terdiri dari Angkatan Darat Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang akan bertugas di 558 Polsek sejajaran Polda Jawa Tengah.

Untuk Pemprov Jateng sendiri menugaskan 237.882 orang anggota Sat linmas guna mendukung pelaksanaan pengamanan di TPS,” ujarnya,

Nana juga menegaskan terkait netralitas serta kondisi beberapa wilayah yang terdapat kerawanan dalam tahap Pemungutan suara.

” Pesan saya agar para petugas pengamanan Pemilu bisa menjalankan tugasnya dengan baik bersikap jujur dan netral serta mampu mengawasi pelaksanaan pemungutan suara demi terwujudnya pemilu yang jujur dan adil. Kembali saya ingatkan bahwa sebagian besar provinsi Jawa Tengah kondisinya Rawan Sedang, kita memiliki 7 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang masuk dalam kategori Rawan Tinggi yaitu Kota Semarang, Sukoharjo, Purworejo, Temanggung, Wonosobo, Magelang dan Kendal. kita waspadai situasi di 7 wilayah tersebut kita siaga penuh dalam pelaksanaan masa tenang serta pemungutan suara,” jelasnya.

Terkait bencana alam banjir yang terjadi di beberapa wilayah Jateng saat ini, Nana menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan.

” Antisipasi selanjutnya terkait dengan kemungkinan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, saat ini kita memasuki masa di mana cuaca sedang tidak bersahabat, di perkirakan hujan intensitas tinggi akan terjadi sampai dengan tanggal 15 Februari 2024 bahkan di beberapa daerah seperti Grobogan dan Demak sudah dilanda bencana banjir, tentunya kita menyiapkan skenario jika kemungkinan itu terjadi sehingga perlu dari awal melaksanakan antisipasi khususnya dalam rangka menjaga dan mengamankan distribusi logistik,” ungkapnya.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, langkah yang di tempuh dalam pengamanan tahap pemungutan suara di Lokasi yang terdampak banjir.

“Untuk wilayah Demak (yang terkena banjir) saya sudah koordinasi dengan KPU, termasuk hari ini dilakukan pengecekan terhadap 15.000 pengungsi, untuk pengungsi sebagian dari wilayah Demak ada yang akan di geser ke Kudus, sehingga hari ini rekomendasinya dari 15.000 pengungsi yang tersebar di 117 TPS nanti akan kita rekomendasikan untuk mengadakan susulan itupun masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat yang mengeluarkan rekomendasi,” kata Luthfi.

Seperti diketahui, Polda Jateng telah mempersiapkan kurang lebih 22 ribu anggota TNI-Polri untuk pengamanan pemungutan suara di seluruh wilayah Polda jateng yang terbagi menjadi 117. 299 TPS yang sudah dikategorikan sesuai kerawanan diantaranya 9 TPS yang Sangat Rawan, ada 549 TPS Rawan dan 116. 741 TPS Kurang rawan.

Hadir dalam Apel tersebut Kapolda Jateng Irjen.Pol. Drs. Ahmad Luthfi, PJ Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs Nana Sudjana A.S., M.M, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi Revita, Kabinda Jateng, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryo, Ketua KPU Jateng, Ketua Bawaslu Jateng, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Danrem 072/PMK, Danlanud Adi Soemarmo, PJU Polda Jateng, Kapolres/tabes/ta jajaran Polda Jateng dan peserta apel sebanyak 1.700 personil terdiri dari 610 Polri, 469 TNI, 121 pasukan POH (Power on Hand) dan 500 orang Linmas. (AMR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *