by

Masyarakat Desa Pamengkang Pertanyakan Penjualan Tanah Areal Pertanian

-Daerah, Regional-1,213 views

Kabarone.com, Cirebon – Lahan pertanian dengan luas sekitar tujuh hektar (7Ha) di Desa Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, akan berubah fungsi dan dibangun perumahaan. Namun hal itu dipertanyakan masyarakat setempat.

Pasalnya, sejumlah masyarakat petani penggarap merasa kecewa dengan kebijakan Pemerintahan Desa Pamengkang yang memberikan ijin lahan pertanian dirubah fungsinya akan menjadi bangunan perumahan. Hal itu dikeluh sejumlah warga setempat kepada media ini kemarin.

Menurut salah satu warga, lahan pertanian tersebut merupakan areal pertanian subur dan mudah airnya. Sebab didepan areal ada irigasi teknis dari embung Setu Patok dan pada situasi normal musim tanam dapat ditanami 2 kali setahun. Areal pertanian ini dapat ditanami palawija (Padi, Jagung, kacang2an, singkong dll). Pada musim tanam rendengan di tanam padi. Setelah panen padi kemudian ditamami Jagung, kacang2an, singkong dll.

“Sebenarnya tanahnya subur cuma tata kelola airnya saja belum maksimal dan masih tradisional. Karena minimnya penyuluhan dari instansi yang terkait sehigga lahan pertanian tidak digarap secara maksimal,” ungkap warga yang mengelola lahan tersebut.

Dengan alih fungsi lahan pertanian di Blok Pon & Blok Manis tersebut akan berdampak pada matapencaharian bagi petani penggarap. Karena akibat berkurangnya lahan pertanian, maka secara otomatis kehilangan pekerjaan garapan.

“Hilangnya lahan pertanian ini bertentangan program Bupati Cirebon dalam peningkatan hasil pertanian,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Paur Rohman menyatakan bahwa lahan pertanian itu sengaja dijual oleh para pemiliknya. “Saya yang menerima kuasa jual dari para pemiliknya dan alhamdulillah ada salah seorang developer yang minat tanah tersebut,” jelas Paur Rohman.

Sekarang lahan itu sedang digarap oleh pemilik barunya (developer). Terlihat alat berat (dozer) sedang mengolah meratakan tanah guna pembangunan perumahan.

Sementara  Kuwu Desa Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, Syefuddin Zuhri saat dikonfirmasi melalui sambungan handphone membenarkan di wilayahnya sedang ada pelaksanaan pembangunan perumahan dari sebuah developer.

“Areal seluas tujuh hektar itu sebelumnya di garap 62 orang dengan ditanami arbise dan singkong,” pungkasnya. (Mulbae)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *