by

Bacabup Bacawabup Lamongan 2020, Lakukan Fit And Proper Test di DPD PDIP Jatim

-Politik-422 views

Kabarone.com,Lamongan – Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Pilkada Lamongan periode 2020-2025, sebanyak 9 nama, yang mengikuti penjaringan melalui kendaraan partai politik PDI Perjuangan, kini tiba saatnya menjalani Uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test), Kamis (19/09/2019). di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, jalan Kendangsari Surabaya.

Fit and proper test yang di gelar pada hari Kamis 19 September 2019 ini, adalah hari kedua setelah Rabu kemarin sudah di buka oleh ketua DPD PDI Jawa Timur, Kusnadi. Sebelumnya juga sudah diturunkan rekomendasi dari partai berlogo banteng moncong putih untuk tahapan penjaringan calon kepala daerah kini telah dilakukan seleksi ditingkat DPD Jawa Timur.

Pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lamongan Reso Supranoto menyebutkan, kalau fit and proper test yang digelar di kantor DPD PDIP Jatim, semua hadir hanya satu yang orang yang tidak hadir yaitu Kolonel Moh. Sholeh yang tidak hadir, tidak ada konfirmasi apapun terkait ketidakhadirannya dalam fit and proper test, apa karena beliau militer aktif sehingga terikat kedinasan.

Nama-nama yang menjalani fit and proper test tersebut diantaranya adalah, H. Sholahuddin Asisten pribadi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, KH. Bi’in Abdussalam Mantan Ketua PCNU, Kartika Hidayati yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi saat ini juga masih menjabat Sekab. Lamongan, Ir. Suhandoyo politisi kawakan, H. Kaharuddin, SH. Mantan Ketua DPRD Lamongan, Suroto Mantan pemuda Sambeng yang Sekjen GMNI Jawa Timur, Bacawabup Saim, SH., Ketua DPC PDI Perjuangan Lamongan, serta Kolonel Moch. Sholeh tidak hadir.

Terhadap bacawabup yang tidak hadir dalam fit and proper test, PDIP tidak akan mencoretnya, PDIP tetap menyertakan nama tersebut hingga ke DPP PDI Perjuangan di Jakarta. “Tidak akan menghapus nama, nama masih tetap 9 itu yang sudah disetorkan ke DPD dan akan diteruskan ke DPP”, terang Reso Supranoto.

Disebutkan, fit and proper test ini merupakan mekanisme partai yang harus dilalui bakal calon kepala daerah untuk menyambut gelaran Pilkada serentak 2020. “Fit and proper test ini bukan ujian, tapi kami mau mendalami kesiapan dan kesungguhan para calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah. ” bacabup maupun Bacawabup yang mengikuti fit and proper test hari kedua ini, selain Lamongan ada ada 9 daerah lainnya diantaranya Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Kediri”, terangnya.

Sementara, Kusnadi Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mengatakan, jumlah total peserta yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah di Pilkada 2020 melalui PDI Perjuangan, jumlahnya ada 130 orang. ” Pada hari pertama, fit and proper test diikuti 53 orang dari 61 orang yang dijadwalkan. Lainnya, akan mengikuti uji kepatutan dan kelayakan pada hari kedua.

Jumlah 53 peserta fit and proper test kemarin, sambung Kusnadi, adalah calon kepala atau wakil daerah untuk mengikuti Pilkada di beberapa daerah di Jatim. Seperti di Surabaya, Sidoarjo, Kota Pasuruan, Banyuwangi, Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, hingga Kota Blitar. ” Hari ini giliran Lamongan, Tuban, Gresik dan lainnya”, terang Kusnadi.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur yang juga Politisi senior ini mengungkapkan, bahwa fit and proper test merupakan penyaringan tingkat pertama yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Perihal rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan bisa turun kepada siapa saja. Termasuk kepada mereka yang tidak mendaftar melalui DPC PDIP Kabupaten/Kota atau DPD PDI Perjuangan Jatim.

Tidak ada yang tidak mungkin, jadi itu semua adalah kewenangan DPP. DPP punya pertimbangan sendiri, dalam hal ini kita hanya mengikuti proses. ” Pada proses ini, kata dia, belum ada proses eliminasi. Bukan berarti pada penyaringan tingkat pertama ini kami memiliki kewenangan untuk mencoret, Pihaknya akan menyerahkan hasil fit and proper test ke DPP PDI Perjuangan,” tegasnya, (*).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *