by

Arutmin Senakin Berikan Pembekalan Ilmu Kewirausahaan, Para Santri Ikuti Pelatihan Pangkas Rambut

-Daerah-352 views

KOTABARU,kabarOne.com- Pelatihan pangkas rambut untuk santri pondok pesantren Nurul Rabi’ Farajah Tanjung Batu melalui program PPM PT Arutmin Indonesia Tambang Senakin digelar di Pondok Pesantren Nurul Rabi’ Desa Tanjung Batu Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, Rabu (13/12/2023).

PT Arutmin menghadirkan pembimbing atau instruktur yang ahlinya di bidang pangkas rambut yang merupakan owner dari Barbershop Anugerah H. Jamaludin seorang hairdresser professional dari Kotabaru Kal-Sel.

Pelatihan pangkas rambut dilaksanakan selama 2 hari, yakni 13-14 Desember 2023, dan dibuka secara resmi oleh Camat Kelumpang Tengah H. Johansyah, S. Sos. M.IP didampingi oleh pimpinan serta guru-guru pengajar/pembimbing Ponpes Nurul Rabi’.

Usaha barbershop atau pangkas rambut saat ini merupakan salah satu bidang usaha yang menjamur keberadaannya. Selain keuntungan yang cukup menjanjikan, usaha itu juga tak lekang waktu karena keberadaannya akan terus dibutuhkan setiap insan manusia.

Hal itulah yang membuat PT Arutmin Indonesia Tambang Senakin menyelenggarakan pelatihan pangkas rambut sekaligus pembekalan kewirausahaan yang merupakan salah satunya implementasi program PPM, pelatihan itu diberikan kepada 20 santri dari pondok pesantren Nurul Rabi’, seluruh peserta pelatihan itu sebelumnya dipilih berdasarkan persyaratan yang telah ditentukan dan merupakan santri yang memiliki bakat dan minat serta seni dalam menata rambut.

Supervisor CDEA Noor Firdaus mengatakan, pangkas rambut merupakan kebutuhan bagi setiap orang untuk memiliki penampilan yang rapi. Hingga saat ini profesi tersebut terus mengalami peningkatan khususnya di Indonesia seiring dengan berkembangnya zaman.

Namun tidak semua orang memiliki keahlian pangkas rambut, pasalnya untuk memiliki keahlian tersebut dibutuhkan latihan yang rutin, detail serta kesabaran dan keuletan untuk dapat menghasilkan tampilan rambut yang bagus, rapi dan menarik serta sesuai dengan jenis usia manusia.

“Program pangkas rambut yang kami inisiasi ini kami fokuskan di Pondok Pesantren Nurul Rabi’ melalui program PPM untuk membantu para santri agar memiliki keterampilan dan keahlian dalam memangkas rambut serta memotivasi Pondok Pesantren untuk membentuk atau membuat pangkas rambut sendiri di lingkungan pesantren dengan memberdayakan para santri yang sudah diberikan pelatihan ini.

” Lebih lanjut, nantinya diharapkan terbentuknya santri- santri yang mandiri dengan didukung ilmu agama yang cukup untuk membina masyarakat serta terbentuknya pesantren yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki ilmu pengetahuan yang handal, serta dilandasi iman dan takwa yang kokoh.” ujar Noor Firdaus.

Ia mengatakan, pelatihan ini digelar guna memberikan keterampilan para santri. Diharapkan, para peserta pelatihan nanti bisa memiliki bekal untuk menjalani profesi sebagai hairdresser, usaha ini tidak pernah lekang oleh waktu, sampai kapanpun pasti akan terus ada.

” Pelatihan pangkas rambut ini juga menunjukkan komitmen  perusahaan kepada masyarakat sekitar Tambang sekaligus sebagai  program peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Kelumpang Tengah,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Ahmad Naufal mengungkapkan, pelatihan ini merupakan kesempatan baginya untuk menambah keterampilan. Dia berharap, keterampilan ini nantinya bisa menjadi jalan baru baginya dalam meraih rezeki. ” Insya Allah persiapan buat bekal kalau nanti gak kerja, keahlian potong rambut bisa bermanfaat untuk usaha,’’ ujar Naufal.

Para santri sangat antusias dengan adanya pelatihan pangkas rambut ini, terbukti dengan seriusnya mereka dalam memperhatikan pelatih ketika mempraktekan pangkas rambut serta mencoba sendiri dalam bagaimana caranya memangkas rambut yang baik dan benar sehingga menarik.(HRB)

By; Herpani

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *