Banner Bertuliskan: Lamongan Harus Ganti Bupati, Pol PP Diam

Investigasi105 views

LAMONGAN, Kabar One.com-Penjaringan bakal calon bupati (bacabup) – bakal calon wakil bupati (bacawabup) baru saja ini dilakukan partai politik di Lamongan dalam rangka mencari figur putra terbaik Lamongan pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah 27 November nanti.

Namun demikian, suhu politik di kabupaten Lamongan semakin menghangat. Kini dikagetkan dengan adanya banner yang terpasang disudut jalan, tepatnya seberang jembatan Balongbanteng, kelurahan Sukomulyo, Timur Telaga Bandung di Kecamatan Lamongan kota.

Lusa kemarin belum ada, tetapi saya lihat pas lewat baru kemarin terpasang banner yang bertuliskan “Lamongan Harus Ganti Bupati”, kata salah satu warga yang melewati jalan tersebut.

Dari data yang dihimpun, banner tersebut bertuliskan, “KALIAN DIAM KITA MELAWAN KITA BUTUH KEPASTIAN BUKAN OMONG BOHONGAN” “LAMONGAN HARUS GANTI BUPATI”, merusak banner dapat dipidanakan pasal pencurian.

Sementara, Camat Lamongan kota Agus Hendrawan di konfirmasi sejumlah awak media perihal tersebut mengatakan, “Ia membenarkan, “Ya benar, adanya pemasangan banner tersebut diduga persoalan TOWR sebelumnya.

Sementara ini, menurut Agus sapaan Camat kota Lamongan kota, kami masih berkoordinasi terkait hal tersebut, kami tidak bisa melarang karena hal itu merupakan bagian dari aspirasi masyarakat.

“Ya biarkanlah mas karena pesta demokrasi untuk menyampaikan aspirasinya. Namun demikian kami meminta untuk tetap menjaga kondusifitas khususnya wilayah kecamatan Lamongan dan kabupaten Lamongan umumnya,” tutur Camat Agus.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kapaten Lamongan Jarwito maupun Kabid Trantibum dikonfirmasi adanya banner yang memuat tulisan, “KALIAN DIAM KITA MELAWAN KITA BUTUH KEPASTIAN BUKAN OMONG BOHONGAN” “LAMONGAN HARUS GANTI BUPATI”.

Melalui Kabid Trantibum Sutrisno menyampaikan, agar langsung konfirmasi ke pak Kasat. “Langsung saja menghubungi pak Kasatpol PP, karena hal itu wewenang beliau dan kami ndk berani memberikan keterangan.

Ditegaskan kembali oleh Kasat Pol PP Lamongan, Jarwito, pertama sebelum lebaran sudah ada banner yang dipasang di sudut kantor DPRD Lamongan, dan sempat diamankan oleh anggota Satpol PP, namun ada sebuah perlawanan dari warga agar banner tersebut tetap berdiri, walau sebenarnya itu melanggar,” ujar Jarwito.

Jarwito menyebutkan, dan saat ini ada lagi banner yang dipasang bertuliskan hampir sama narasinya yakni seputar masalah tower, cuma beda tempat, tepatnya di Balongbanteng, kelurahan Sukomulyo, Timur Telaga Bandung di Kecamatan Lamongan kota.

Sementara ini, meurut Jarwito, demi kondusifitas wilayah, maka kita lakukan calling down terhadap lingkungan setempat, karena mengingat situasi agar tetap kondusif di Lamongan,” tutup Jarwito. (****).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *