Pedagang Ikan Kesal Dengan Kinerja Polres Labuhanbatu

Daerah1,412 views
Kabarone.com – Labuhanbatu (Sumut) – Riduansyah Pohan (42), pedagang ikan, warga Jalan Sirondang, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara mengaku kecewa dengan Kinerja Kepolisian, khususnya satuan Reskrim Polres Rantauprapat.

Bukan tidak beralasan, Pedagang Ikan di Pasar Glugur inipun mengaku jika laporan pencurian yang dialaminya 5 bulan silam, hingga detik ini tidak ditangani penegak hukum. Pohan mengaku telah dua kali melaporkan pencurian Meja dagangannya, namun, satreskrim seakan enggan menanggapinya.

Pria berdarah Batak ini pada wartawan mengaku mengalami kerugian hingga Puluhan juta rupiah akibat raibnya meja dagangan ikan miliknya. Merasa jadi “bulanan” maling, tanggal 13 Maret 2015 silam, Pohan kembali melaporkan pencurian yang dialaminya dengan nomor LP B/402/III/Reskrim.

Tak juga direspon, Pohan pernah menyurati Kapolres Labuhan Batu, AKBP Yuswardhie SIK guna menanyakan perkembangan kasus pencurian yang dilaporkannya.

Anehnya, pihak Kepolisian melalui Kasatreskrim, AKP Hady S Siagian SH dalam surat balasannya mengatakan jika Penyidikan terhambat karena tidak ditemukan Barang Bukti, dan tidak adanya saksi yang melihat langsung keberadaan barang sebelum hilang.

” Kan aneh saya rasa, Polisi bilang tidak ada Barang bukti dan tidak ada saksi yang melihat barang aku itu sebelum hilang. Padahal pasar tersebut dijaga Security selama 24 Jam, dipagar besi dan ditembok. Meja dagangan saya itu besar pak,” cetus Pohan, Jumat (14/08/2015).

Pohan hanya menanti janji pihak penegak Hukum, sebab Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu dalam surat balasannya berjanji akan memanggil pihak pengelola Pasar Glugur, yakni Kadis Pasar, Kamal Ilham.

” Kita tengok sajalah, kalau toh mereka bohong lagi, sudah kelewatlah, masa menagkap pencuri meja saja Kapolres tak sanggup?, kalau memang tak sanggup menangkap pencuri meja aku itu, biar aku yang tangkap,” ucap Pohan dengan Nada kesal.

Sementara itu, Kapolres Labuhan Batu, AKBP Teguh Yuswardhie SIK hingga berita ini diunggah, tidak dapat dikonfirmasi langsung baik via seluler maupun pesan singkat terkait perkembangan laporan pencurian yang dialami Pohan. (bs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *