Hampir 1000 Aparat Dikerahkan Dalam Pengamanan Eksekusi Kawasan RW 5 Semampir Kota Kediri

Daerah, Regional551 views

Kabarone.com, Kota Kediri – Ratusan aparat gabungan di kerahkan Pemkot Kediri guna pengamanan eksekusi tahap awal kawasan rw 5 kelurahan Semampir kota Kediri Sabtu (10/12/16).

Terdiri dari aparat Kepolisian, Satpol PP, Brimob, Pasukan Dalmas, juga anggota TNI.Warga yang sejak pagi berada di posko yang di damping beberapa elemen masyrakat dan juga LSM bergantian orasi untuk mempertahankan hak hak mereka yang di rampas oleh Pemkot Kediri.

Menurut Kapolresta Kediri AKBP Wibowo mengatakan pihaknya hanya di minta oleh Pemkot untuk pengamanan tahapa awal penggusuran kawasan RW5 eks lokalisasi Semampir. Pihak kemamanan akan melakukan pendekatan persusasif kepada warga penghuni kawasan tersebut.Langkah awal pihak pengamanan menyisir rumah warga dan di temukan puluhan bamboo runcing dan juga bom rakitan.

“Ke depan pihak Polresta akan mendirikan posko di tempat ini smapai proses selesai,hal tersebut untuk menjaga stabilitas keamanan agar kondusif”,ujar Wibowo.

Sementara pihak Pemkot mengatakan saat iniada sekitar 259 KK sedangkan milik jasa tirta ada sekitar 19 KK adan tidak termasuk dalam penggusuran. Dan sudah tidak ada lagi tahap penggusuran karena tanggal 14 Desember semua akan di robohkan. Sedangkan terkait dana kerokhiman sebesar 2,5juta pihak Pemkot sudah menyiapkanya anmun belum ada yang mengambilnya.

Dari pantauna kabarone.com warga yang semula berniat akan melakukan perlawanan tidak jadi melawan ketika melihat pasukan pengamanan yang jumlhanya sangat banyak.

Sedangkan menurut kuasa hokum warga mengatakan pihaknya sudah meyangkan hokum ke PTUN dan juga class action namun Pemkot tetap akan melakukan penggusuran.

“Tapi kami menghormati dan tetap menjadikan hokum sebagai landasan kami”,imbuhnya.

Sementara itu bebrapa warga yang di konfirmasi mengatakan tetap akan mempertahankan haknya tersebut walau nyawa harus menjadi korban. Karena terdapat anak kecil,orang sakit dan juga warga yang belum punya tempat ketika akan di gusur.

Sedangkan kehadiaran aggota Dewan dari PKB dan juga Golkar tidak memurungkan niat Pemkot untuk tetap merobohkan bangunan tersebut sesuai jadwal.

“Semua sudah final dan kita tinggal menunggu proses selanjutnya”, pungkas Kabaghumas Kota Kedri Afif Permana.(sis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *