Jalan Watubelah Pejambon Mendadak di Tambal Sesaat Sebelum Didatangi BPK

Daerah, Regional1,168 views

Kabarone.com, Cirebon – Proyek pembangunan Jalan Watubelah Pejambon Kabupaten Cirebon baru selesai dikerjakan, namun terlihat sudah retak-retak dibagian tembok saluran dan mendadak di tambal sesaat ketika akan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, Senin (02/5) kemarin.

Pantauan media ini, Tim BPK datang di lokasi didampingi rombongan dari Dinas Bina Marga (BM) Kabupaten Cirebon. Sampai di lokasi personil BPK langsung mengukur kedalaman/ketebalan tanah urug yang digunakan di sejumlah titik dengan cara melubangi badan jalan.

Dari lubang jalan tersebut personil BPK mengukur dengan meteran ketebalan lapisan urugan tanah merah & pasir batu (sirtu). Hasil ukur ketebalan dari beberapa titik yang dicolok kedalaman/ketebalan akan diakumulasi hitungan rata-rata ketebalan volume lapisan urugan tanah merah & sirtu.

Usai mengukur ketebalan lapisan urugan tanah merah & sirtu dilanjutkan mengukur ketebalan, lebar & panjang cor-coran diatas gorong-gorong.Kemudian mengukur lebar & panjang pengerasan jalan dengan menarik meteran panjang. Setelah itu Tim BPK mengukur ketebalan & lebar pasangan plesteran saluran.

” Kami tidak bisa mengukur kedalaman pasangan batu saluran, karena sudah berair,” kata salah seorang Tim BPK RI, Abdu kepada Iwan Santosa yang memawakili Dinas BM.

Kepala Bidang Peningkatan Jalan & Jembatan Dinas BM Kabupaten Cirebon, Ir. Gatot Rachmanto disela-sela pemeriksaan sebelumnya sempat melarang meliput kegiatan pemeriksaan. Kemudian setelah meminta ijin kepada Tim BPK RI, akhirnya media ini bisa meliput jalannya pemeriksaan proyek pembangunan jalan Watubelah – Pejambon.

“Pemeriksaan ini salah satu kegiatan cara audit BPK RI untuk menyakinkan masyarakat bahwa setiap kegiatan (proyek) akan diperiksa BPK RI,” ungkap Ir. Gatot Rahmanto.

Menurutnya, dari hasil ukur Tim BPK RI akan diakumulasi menjadi jumlah volume proyek dari beberapa item. “Jumlah hitungan volume Tim BPK RI, nantinya akan dicocokan dengan rencana anggaran biaya (RAB). Apakah sudah sesuai atau belum & mungkin jadi temuan BPK RI,” pungkasnya. (Mulbae)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *