by

Produk Pangan Jawa dan Sulawesi Masih Kuasai Bulungan

-Ekonomi-980 views

Kabarone.com, Bulungan – Penjabat (Pj) Bupati Bulungan, Syaiful Herman mengakui daerahnya masih bergantung pada produk-produk pangan yang berasal dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

Hal itu disampaikan saat membuka acara seminar bertajuk “Ketahanan Pangan Bagi Kabupaten Bulungan yang Berkualitas dan Sejahtera” di aula serba guna kantor Bupati Bulungan Jl. Jelarai, Senin (14/12/2015) pagi.

Menurutnya, Kabupaten Bulungan masih di bawah rata-rata dalam pemenuhan kebutuhan produk pangan, belum mampu penuhi sendiri, apalagi untuk bersaing dengan daerah yang lain.

“Saya keliling-keliling di Bulungan, sering sekali saya temukan produk-produk pangan dari Jawa sama Sulawesi,” ujar Syaiful.

Seorang perempuan petani Desa Long Pari Kabupaten Bulungan, sedang berada di tengah-tengah sawah miliknya yang usai terendam banjir luapan Sungai Kayan belum lama ini. Akibat banjir ini, petani mengalami gagal panen. (FOTO: KABAR ONE)
Seorang perempuan petani Desa Long Pari Kabupaten Bulungan, sedang berada di tengah-tengah sawah miliknya yang usai terendam banjir luapan Sungai Kayan belum lama ini. Akibat banjir ini, petani mengalami gagal panen. (FOTO: KABAR ONE)

Karena itu, diperlukan terobosan untuk memajukan pertanian dan peternakan Kabupaten Bulungan. Satu di antaranya membuat pelatihan bagi para petani, layaknya pegawai negeri sipil yang sering mendapat pelatihan kepemimpinan.

“Kita harus sejahterakan petani. Mencari petani yang benar-benar petani. Yang mampu bisa produksi, bukan sekedar bertani hanya untuk pangan sendiri,” tutur Syaiful.

Kemudian, tambahnya, Pemkab Bulungan sudah berkoordinasi dengan TNI yang ada di Bulungan dalam memperkuat ketahanan pangan, melibatkan kalangan tentara ikut turun tangan menanam.

“Harapannya kita kedepan, Bulungan bukan saja menjadi lumbung pangan tingkat kabupaten tetapi juga menjadi daerah yang dikenal sebagai lumbung nasional,” tegas Syaiful. (*)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *