Perhutani Bojonegoro Gelar Program Perluasan areal lahan Tanam Kedelai

Daerah, Regional1,240 views

Kabarone.com, Bojonegoro – Dalam rangka menyukseskan Program Perluasan Areal Tanam (PAT) Kedelai Perum Perhutani KPH Bojonegoro, menggelar sarahsehan dan temuwicara dengan petani Pokja, LMDH se-Kabupaten Bojonegoro. Dalam acara tersebut di ikuti sekitar 69 LMDH dan 20 Pokja, turut hadir Bupati Bojonegoro H. Suyoto, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Hery Subagyo, Sekretaris Jendral Kementerian Kehutanan RI Dr. Ir. Maman Suherman, Kepala Perum Perhutani Divre Jawa Timur Ir.Andi Purwadi.

Dalam sambutanya Ir. Andi Purwadi mengatakan dalam rangka meningkatkan Kedaulatan Pangan NKRI dan Ketahanan Pangan Nasional, salah satunya dengan memberi bantuan benih kedelai kepada petani kawasan hutan. Untuk itu Perhutani mendukung dan menyediakan ruang/lahan agar supaya dimanfaatkan LMDH sebagai Mitra Perhutani, maka perlu adanya perluasan lahan penanaman kedelai.

Disamping untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat kawasan hutan juga untuk menambah wawasan Binaan Perhutani LMDH dikarenakan juga kebutuhan Kedelai berkurang.

“Makanya dengan adanya penanaman kedelai perdana dikawasan hutan ini, Saya sangat apreasiasi dan untuk tahun 2016 ada 7 KPH di Bojonegoro pada bulan Oktober ini sudah 2 tempat dengan luas lahan kurang lebih 700 Hektar. Harapan saya sangat mendukung dengan adanya Program Perluasan areal lahan tanam kedelai ini. Hal ini sesuai Program Pemerintah yaitu Kedaulatan Pangan, karena saat ini Perhutani dan BLH baru membahas regulasi tentang kerjasama Kedaulatan Pangan Baru Mencapai 44%.

Sedangkan dalam hal ini Sekretaris Jendral Kementrian Kehutanan RI Dr. Ir. Maman Suherman mengatakan bahwa penyumbang kedelai 40% adalah dari Jawa Timur. Diharapkan kedepan ditingkatkan surplusnya agar supaya mengurangi impor karena kebutuhan nasional 25000 Milyar KG Fokus jagung tahun depan bisa mandiri seperti jagung dan padi.

“Tujuan bagaimana kita mandiri pangan atau kedaulatan pangan, tarap hidup ekonomi meningkat,” ungkap Bupati Bojonegoro Suyoto dalam Sambutan.

Suyoto mengatakan sangat mendukung dengan adanya program dari Pemerintah dalam hal ini perhutani yang memberikan lahan hutan, untuk dikelola warga kawasan hutan. Dikarenakan warga Bojonegoro selain mata pecaharian sebagai petani padi juga petani jagung atau kedelai disaat musim kemarau.

Namun dengan adanya program percepatan areal tanam kedelai dikawasan hutan ini tentu warga kawasan hutan sangat senang sekali dan secara tidak langsung ikut menjaga ekosistem hutan yang mulai rusak. Suyoto juga berpesan pada masyarakat kawasan hutan agar supaya berhati-hati tentang adanya bencana tanah longsor dikarenakan ada 12 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro berpotensi rawan longsor, seperti Gondang, Sekar, Temayang, Tambakrejo ( Dan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *