Dikeluarkan Tiba-tiba, Cleaning Service DPRD Konut Temui Anggota Dewan

Daerah, Regional638 views

Kabarone.com, Konawe Utara – Sebanyak 14 orang ibu-ibu yang selama ini berstatus cleaning service di kantor DPRD Konawe Utara, Senin (3/4/17) menemui anggota DPRD Konut. Hal ini mereka lakukan untuk mempertanyakan dan memperjuangkan nasib mereka yang secara tiba-tiba dikeluarkan oleh pihak ketiga dari pekerjaan mereka selaku cleaning service di DPRD Konawe Utara.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua DPRD konawe utara, Jefry Frananda, SH bersama sejumlah anggota DPRD diantaranya, ketua Komisi A Rasmin Kamil, Samir Ketua Komisi C H. Sunusi anggota Komisi C. Dalam pertemuan tersebut, para cleaning service ini menyampaikan jika hak mereka bulan Januari 2017 belum dibayarkan dan adapula yang dibayarkan namun di kurangi dari semula Rp. 1 juta namun kini dibayarkan hanya Rp 500 ribu, sehingga mereka keberatan, bahkan mereka diberhentikan secara sepihak, ucap salah satu cleaning service.

Menanggapi hal ini, ketua DPRD Konut, meminta agar pihak Komisi A segera menindak lanjuti hal ini, bahkan diminta untuk segera memanggil pihak terkait.” Melihat dan mendengar apa yang disampaikan oleh para ibu-ibu cleaning service di dprd Konawe Utara ini, kami menerima dan menindak lanjutinya, saya sudah sampaikan kepada Ketua Komisi A untuk segera melakukan pemanggilan kepada pihak terkait, baik itu Sekwan dan pihak kontraktor atau pihak ketiga, jelas Jefry Frananda.

Selain itu, Rasmin Kamil Ketua Komisi A DPRD Konut juga menegaskan bahwa, apa yang dialami para cleaning service di DPRD Konawe Utara ini sudah jelas suatu pelanggaran dan harus kita tindak tegas, mereka sudah bekerja dan mereka harus dibayar kemudian sesuai aturan yang ada mereka di rekrut oleh pihak Sekretariat maka semestinya yang memberhentikan mereka adalah pihak sekretariat DPRD bukan pihak ketiga. Dan hal ini sebenarnya tidak ada hibungan atau kaitannya dengan pihak Kontraktir atau pihak ketiga dengan masalah upah atau honor mereka karena pihak ketiga tidak ada hubungannya dengan masalah keuangan, tegas Rasmin Kamil.

Untuk itu lanjutnya, sesegera mungkin kami akan lakukan pemanggilan kepada pihak terkait dalam hal ini seperti sekwan dan pihak ketiga itu untuk kami mintai penjelasannya, karena hal ini tentunya sangat merugikan pihak cleaning service, jelasnya singkat.

Sementara pihak Komisi C yang juga saat itu hadir di ruang Ketua DPRD Konut, Samir,S.Ip mengatakan, semestinya hal ini tidak terjadi dan ini sangat disayangkan mengingat mereka ini sudah minim upahnya, kok masih di potong lagi, sementara mereka ini bekerja sudah lama dan direkrut oleh pihka Sekwab, maka semestinya yang harus memberhentikan mereka pihak Sekretariat bukan pihak kontraktpr atau pihak ketiga itu, tegasnya. Untuk itu kami sangat menyesalkan kenapa ini bisa terjadi padahal masyarakat ini masyaralat kecil yang semestinya dilindungi hak-haknya, sehingga kami pandang sangat perlu dilakukan tindakan tegas dan pemanggikan pihak terkait dalam masalah ini, pungkasnya. (Andi Jumawi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *