|Kamis, Agustus 17, 2017
Home » Ekonomi » Hadiri Panen Raya di Lamongan, Mentan : Tak Ada Alasan Lagi Bulog Tidak Beli Gabah dari Petani ini Perintah Presiden

Hadiri Panen Raya di Lamongan, Mentan : Tak Ada Alasan Lagi Bulog Tidak Beli Gabah dari Petani ini Perintah Presiden 

IMG-20170307-WA0028
Bagikan

Kabarone.com, Lamongan – Rombongan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI) DR. Ir. H. Andi Amran Sulaiman MP. menghadiri acara panen raya tanaman padi di desa Tritunggal Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Selasa (7/3/2017).

Turut serta mendampingi menteri pertanian, Aster Kasad Mayjen. TNI Komarudin Simanjutak, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi, Danrem 082/CPYJ Kol. Kav. Gathut Setyo Utomo S.IP, Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur, Ka Divre Bulog, Kajari Lamongan Akhmad patoni, SH., Bupati Lamongan H. Fadeli, SH., MM, Wakil Bupati Lamongan Hj. kartika Hidayati MM, MHP, Forkompimda Kabupaten Lamongan, Setda Kabupaten Lamongan Dr. H. Yurohnur Efendi, SE, MM, Dandim 0812 Lamongan Letkol. Inf. Sutrisno Pujiono, S.E. M.M, Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra, S.I.K,Jajaran Kepala Dinas dan SKPD se Lamongan, Danramil Babat Kapten Inf. Heru Sunaryo, Kapolsek Babat, Kompol. Shodiqin, S.H., M.H., Drs. Suharto Camat Kecamatan Babat, Ka Upt dan PPL, Gapoktan, Koptan se Lamongan.

Bersama rombongan Menteri Pertanian ( Mentan) sesampai di lokasi beliau langsung menyaksikan penimbangan padi hasil panen dan transaksi pembelian gabah petani oleh Bulog dan di lanjutkan melihat penanaman padi dengan mesin penanam padi (transplanter).

Dalam sambutannya Bupati Lamongan Fadeli menyampaikan, terima kasih atas kedatangan bapak menteri pertanian bersama rombongan. Pertanian produktifitas padi semakin meningkat dari 68 ℅ dengan sasaran tanam 88 ribu hektar. Dan di tempat panen raya kali ini produktifitasnya menjadi 96 Ton per hektar, dengan nilai rata – rata kenaikan 8℅ per tahun.

“Kami berharap kepada bapak menteri dukungan benih jenis padi Impari untuk 5000 hektar, pupuk organik perlu tambahan sehingga dapat memenuhi kebutuhan para petani, terima kasih bantuan alat – alat pertanian (Alsintan) yang telah di realisasikan. Dengan adanya program Sergap (Serapan Gabah Petani) ini juga dicanangkan oleh Mentan di harapkan peran Bulog bisa membeli gabah dari petani yakni seharga 3700 per/kg, agar petani khususnya di Kabupaten Lamongan bisa sejahtera,” jelas Fadeli.

Pada kesempatan kali ini Kasdam V/BRW Brigjen TNI Agus Suhardi mengungkapkan, Kasdam mengapresiasi kepada para petani, Gapoktan, PPL dan Babinsa yang selama ini berperan aktif mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan swasembada pangan. Kita harus bekerja dan bekerja demi mendukung program pemerintah tersebut, kami yakin apabila Bulog mau menyerap padi dari petani dari program yang telah di canangkan pemerintah yakni, swasembada pangan akan sesuai target,”ungkap Kasdam.

Mentan Andi Amran dalam sambutannya, sangat mengharapkan program swasembada pangan yang telah diprogramkan pemerintah dapat berhasil, selain itu dengan program sergap (serapan gabah petani) yang di canangkan pemerintah dengan Bulog, Bulog harus menerima padi dari petani dengan harga dipasaran sebesar Rp 3.300 dan agar Bulog membeli dengan harga Rp 3.700 ini perintah presiden.

Menurutnya, meskipun kadar airnya tidak sesuai dengan standar Bulog dan tak ada alasan lagi Bulog untuk tidak terima gabah dari petani, ini perintah presiden. Yang bisa mengangkat produktifitas gabah adalah semangat, untuk itu hasil pembelian Bulog harus 600 ton/hari. Dengan harapan program Sergap ini dalam 2 tahun ke depan swasembada pangan dapat tercapai melalui para petani padi di Kabupaten Lamongan ini. Menurutnya, dengan panen raya padi ini, akan membantu program pemerintah.

“Saya yakin dan percaya, jika setiap daerah seperti ini, kita bakal mengekspor padi, tidak lagi mengimpor,” tegasnya.

Terakhir sebagai pesan di sampaikan Mentan dalam sambutannya, yakni ada tiga hal orang bisa sukses: Yakin, Ikhlas, Istiqomah/konsisten.

Di kesempatan yang sama sebagai bentuk apresiasi kepada petani, Mentan Andi Amran juga menyampaikan bahwa Kabupaten Lamongan akan jadi lumbung benih jagung Indonesia khususnya ekspor ke Malaysia.

Kemudian acara dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis, yakni satu (1) mesin penanam padi, dua (2) Hand traktor Impala dan satu (1) traktor roda empat kepada Bupati Lamongan Fadeli.

Selain memberikan, bantuan peralatan pertanian pada kesempatan tersebut Mentan juga memberikan 4000 ribu bibit pohon cabe dan mesin penetas telur kepada Ketua Penggerak PKK, Ketua Persit Kartika Candra Kirana, Ketua IWAPI Kabupaten Lamongan dan di tambah bantuan bibit pohon cabe 50 ribu dari BPPT Jawa Timur. (pul,pur).

Bagikan

Tambah Komentar